![]() |
Suhedikalbar IG @suhediksSuhedi Kalbar, Peran Pemuda Rawat Toleransi |
Pemuda adalah individual yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun masa datang. Dan sebagai calon generasi penerus yang akan menggantikan generasi sebelumnya.
Pemuda harus peka terhadap menjaga stabilitas sosial beragama dan bernegara. Hal ini yang membuat kemajuan suatu bangsa. Bangsa yang besar ialah mempertahankan jati dirinya menjaga kesatuan dan persatuan anak-anak bangsa.
Berbicara mengenai toleransi disini. Alfakir mengajak para pemuda terutama pemuda muslim. Toleransi bukan perihal perbedaan melainkan nafas kemanusiaan. Bahkan, Rasulullah SAW menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan lantas kenapa kita tidak?.
Ideologi Pancasila contohnya bangsa Indonesia menerapkan persatuan sebagai penguatan dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.
Islam mengajarkan kita untuk membangun masyarakat yang didirikan atas dasar penghormatan terhadap hak asasi manusia. Di mana ketakutan, ketidakpercayaan, dan marginalisasi digantikan oleh pluralisme dan sikap penghormatan terhadap perbedaan. Allah swt berfirman :
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ.
Artinya: “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al-Hujurat: 13).

